METODOLOGI KHGT

Metodologi dalam Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) didasarkan pada beberapa prinsip, syarat, dan parameter yang harus dipatuhi untuk mewujudkan kalender Islam yang seragam dan berlaku di seluruh dunia.

1. Prinsip-Prinsip Fundamental

Lima pilar utama yang menjadi fondasi Kalender Hijriah Global Tunggal.

Keselarasan Global

Satu hari memiliki satu tanggal yang sama di seluruh dunia untuk menyatukan pelaksanaan ibadah.

Penggunaan Hisab

Hisab (perhitungan astronomis) memiliki kedudukan setara rukyat, memberikan kepastian dan memungkinkan prediksi kalender jangka panjang.

Kesatuan Matlak

Seluruh permukaan bumi dianggap sebagai satu kesatuan matlak, meniadakan konsep perbedaan matlak regional.

Keterpenuhan PKG

Terpenuhinya Parameter Kalender Global (PKG) di satu tempat diberlakukan untuk seluruh dunia, berdasarkan keumuman hadis.

Permulaan Hari Universal

Hari dimulai dan berakhir pada tengah malam (00:00 UTC) di Garis Batas Tanggal Internasional (bujur 180°).

2. Syarat-Syarat Wajib

Enam kondisi esensial yang harus dipenuhi oleh Kalender Hijriah Global Tunggal.

  1. 1

    Dapat menampung urusan agama dan dunia secara bersamaan.

  2. 2

    Durasi bulan kamariah antara 29 hingga 30 hari, sesuai siklus sinodis bulan.

  3. 3

    Merupakan kalender unifikatif dengan prinsip satu hari satu tanggal di seluruh dunia.

  4. 4

    Tidak boleh memulai bulan baru sebelum terjadinya ijtimak (konjungsi) geosentrik.

  5. 5

    Tidak boleh memulai bulan baru sebelum yakin Terpenuhinya PKG 1 dan 2 hilal di muka bumi.

  6. 6

    Tidak boleh menahan suatu kawasan memasuki bulan baru sementara hilal telah terlihat jelas di ufuk mereka.

3. Parameter & Kriteria Teknis (Turki 2016)

Standar hisab yang digunakan untuk menentukan masuknya bulan baru berdasarkan prinsip satu hari satu tanggal.

Dua Pintu Masuk Bulan Baru

1

PKG 1: Keterpenuhan Universal

Kondisi ideal yang berlaku jika hilal terlihat di belahan bumi manapun sebelum pergantian hari UTC.

Syarat Waktu Sebelum 00:00 UTC
Tinggi Hilal Min. 5°
Elongasi (Jarak Sudut) Min. 8°

Jika syarat ini terpenuhi, seluruh dunia masuk bulan baru besok.

2

PKG 2: Keterpenuhan Ekstensi

Kondisi darurat/tambahan jika hilal baru terlihat setelah pukul 00:00 UTC.

Kriteria 5° & 8° terpenuhi.
Lokasi visibilitas wajib di Daratan Amerika.
Ijtimak terjadi sebelum Fajar di Selandia Baru.

Menjamin agar awal bulan tidak mendahului konjungsi astronomis.

Peluang Implementasi

Peluang implementasi KHGT dianggap sangat mungkin, terutama di kalangan Muslim di Amerika dan Eropa yang sangat membutuhkan kalender pasti. Muhammadiyah mengusulkan pengesahan KHGT melalui Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih untuk dijadikan pedoman resmi dalam menyusun kalender.